Membandingkan Suku Bunga Pinjaman Bank

 

Membandingkan suku bunga pinjaman antar bank tidak dipermudah oleh bank. Anda harus paham banyak istilah: “flat”, “efektif”, “fixed” dan “floating”. Hati-hati: bank dengan suku bunga terendah tidak selalu pilihan terbaik. Mempersulit Anda, bank kadang-kadang tidak mencantumkan informasi jika skema kredit yang ditawarkan adalah flat, efektif, fixed atau floating. Selain itu, bank biasanya mencantumkan suku bunga per tahun namun dalam perhitungannya menggunakan suku bunga per bulan, sehingga hitungannya menjadi lebih tinggi.

Tapi ini ringkasnya: dengan suku bunga yang sama, angsuran per bulan suku bunga flat akan selalu lebih tinggi dibanding suku bunga efektif jika sifat perhitungannya adalah fixed. Kata “flat” mengacu kepada jangkar besaran bunga dan pembayaran pinjaman pokok yang flat/tidak berubah selama masa pinjaman, berbeda dengan suku bunga efektif yang semakin turun seiring berkurangnya pinjaman pokok.

Suku bunga efektif adalah metode perhitungan angsuran standar, penurunan dari rumus Present Value yang merupakan fondasi bidang keuangan dan investasi. Dengan Microsoft Excel, rumusnya adalah RATE(termin_pembayaran, -angsuran_per_termin_pembayaran,jumlah_pinjaman).

Misal: jika jumlah pinjaman Rp. 100,000,000 dengan angsuran per bulan Rp. 3,345,362.56 selama tiga tahun (36 bulan) maka suku bunga efektif sebesar 12.5%. (12.5% = rate(36,- 3345362.56,100000000); perhatikan, tanda minus pada angsuran merupakan sintaks Excel). Namun dengan suku bunga 12.5%/tahun, suku bunga flat akan memiliki angsuran per bulan sebesar Rp. 3,819,444.44. (Rp. 3,819,444.44 = Rp.100,000,000/36 + Rp. 100,000,000 * 12.5%/12, dimana 36 adalah 36 bulan atau 3 tahun dan 12.5%/12 adalah pembayaran bunga per bulan).

Tapi pada banyak kasus kita punya suku bunga/per tahun dan angsuran per bulan tapi tidak bisa membandingkan apple-to-apple karena besar pinjaman dan termin pembayaran yang tidak match. Bagaimana membandingkannya? Tetap menggunakan rumus Excel di atas.

Contoh nyata,  flyer dari satu bank tertentu: bunga 9.36%/tahun untuk pinjaman tiga tahun; jika meminjam Rp. 150 juta, angsuran per bulannya adalah Rp. 5,337,000. Flyer tawaran dari satu koperasi: bunga 12.5%/tahun untuk pinjaman tiga tahun; jika meminjam Rp. 200 juta angsuran per bulannya adalah Rp. 6,690,725.12. Yang mana pilihan lebih baik?

Jawabnya adalah tawaran pinjaman dari koperasi. Menggunakan formula Excel di atas, suku bunga yang ditawarkan oleh koperasi adalah 1.04%/bulan atau 12.5%/tahun sedangkan tawaran bank adalah 1.40%/bulan atau 16.85%/tahun. Jelas, rate si bank adalah flat sedangkan rate dari koperasi adalah rate efektif.

Oleh karena itu, ketika mikir-mikir untuk mengambil pinjaman jangan membandingkan suku bunga tapi bandingkanlah besar angsuran per bulannya (untuk jumlah pinjaman yang sama, termin pembayaran yang sama, dan skema pembayaran yang sama, fixed atau float), lalu ambil keputusan.

Metode pembayaran fixed (lawan dari floating) maksudnya suku bunga tidak akan berubah meskipun Bank Indonesia menaikkan atau menurunkan suku bunga. Dengan skema ini Anda bisa beruntung atau sial seiring dengan perubahan suku bunga: beruntung jika suku bunga naik dan sial jika suku bunga turun. Hal sebaliknya terjadi pada skema suku bunga floating: suku bunga naik maka angsuran Anda akan naik dan  turun jika suku bunga turun.

Bingung memang mencari perbedaan flat, efektif, fixed atau floating. Akan sangat membantu dalam membuat keputusan jika bank hanya mengacu kepada satu perhitungan suku bunga standar yaitu, “efektif” lalu, untuk pinjaman jangka panjang, apakah itu fixed atau floating.

*****

 

 

 

0 Responses to “Membandingkan Suku Bunga Pinjaman Bank”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Author

Julitra Anaada:

Born and grew up in Talaud Islands, the northernmost, and one of the remotest, parts of Indonesia.

He earns living in Jakarta, the capital.

All posts are his own work, unless stated otherwise. For non-fictional piece, the opinions are strictly personal views.

He can be reached at julitra dot anaada at gmail.com.

Tweets

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 23 other followers


%d bloggers like this: