Hape atau Ponsel, Mana Yang Benar?

Entah mengapa perangkat radio portabel mini yang menyebabkan terjadinya komunikasi dua arah secara instan kapan, dan di mana saja, dipanggil dengan beragam sebutan di seputar dunia.

Orang Amerika menyebutnya cellular phone (ponsel); sedangkan orang Australia mobile phone (telpon bergerak). Orang Indonesia malah menyebutnya handphone (HP/hape, telpon tangan), meski kerap menyebut ponsel juga.

Berbeda dengan sistem komunikasi melalui kawat, sistem komunikasi ala sinyal radio memungkinkan penggunanya bergerak leluasa tak berbatas ruang. Jadi relasinya jelas disebut Komunikasi  Bergerak. Tapi Komunikasi Selular?

Agar pengguna bisa bergerak bebas berkomunikasi ria dalam kota, maka harus dibangun banyak pemancar radio, yang disebut BTS (Base Transceiver Station). Untuk bisa melayani lebih banyak pelanggan, dan lebih fokus, BTS melakukan sektorisasi layanan.  Sektorisasi ini juga disebut sel, karena secara ideal coverage-nya berbentuk sarang madu, heksagonal.  Pelanggan dilayani dan diidentifikasi pada tingkat sel ini. Jelas alasannya orang Amerika menyebutnya ponsel.

Nah, mengapa orang Amerika menyebutnya ponsel, orang Australia mobile phone, tetapi orang kita handphone (hape)? Mungkin karena langsung terlihat di tangan. Masalahnya semua telpon dipegang, termasuk telpon rumah. Memang lebih umum tapi jelas tidak tepat sasaran.

*****

1 Response to “Hape atau Ponsel, Mana Yang Benar?”


  1. 1 ryanstefan January 16, 2012 at 1:23 pm

    walau beda nama, tapi rasanya sama mas Jul, klo pas lg singnal bagus suara jelas, kalau signal jelek jadi ndut2an ….hehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Author

Julitra Anaada:

Born and grew up in Talaud Islands, the northernmost, and one of the remotest, parts of Indonesia.

He earns living in Jakarta, the capital.

All posts are his own work, unless stated otherwise. For non-fictional piece, the opinions are strictly personal views.

He can be reached at julitra dot anaada at gmail.com.

Tweets

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 23 other followers


%d bloggers like this: